Menanggapi hal tersebut, Guru Besar Ilmu Mikrobiologi Klinik, Prof Dr dr Amin Soebandrio, PhD, SpMK menegaskan, seharusnya seseorang yang sudah terkena COVID-19 memiliki antibodi. Sehingga kebal terhadap serangan penyakit tersebut.
“Seharusnya mereka memiliki antibodi untuk melawan penyakit tersebut. Karena di China sendiri kan para survivor memiliki antibodi yang plasmanya diambil untuk menyembuhkan pasien yang kritis,” terang Prof Amin, saat diwawancarai Okezone dalam Seminar Corona Virus on Science, Senin (24/2/2020).