INDONESIA dihadapkan dengan ancaman kenaikan kasus kanker yang diprediksikan naik 7 kali lipat pada 2030, menurut World Health Organization. Pemerintah berharap tak hanya masyarakat yang mencegah, namun penanganan penyakit kanker harus berkesinambungan.
Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 mencatat prevalensi tumor/kanker di Indonesia menunjukkan adanya peningkatan dari 1.4 per 1.000 penduduk di tahun 2013 menjadi 1,79 per 1000 penduduk pada tahun 2018.
Data dari Globocan menyebutkan 1 dari 5 laki-laki dan 1 dari 6 perempuan di dunia mengalami kejadian kanker. Karena itu, siapapun diminta waspada untuk mencegah kanker sejak dini agar tidak memicu kematian.