PENYANYI papan atas dunia, Elton John, kehilangan suara saat konser di Stadium Mount Smart, Auckland, Selandia Baru, Minggu, 16 Februari 2020. Kepada penggemar ia mengatakan pertunjukan terpaksa dihentikan karena dirinya diserang penyakit pneumonia berjalan (walking pneumonia).
"Saya benar-benar kehilangan suara. Saya tidak bisa bernyanyi," kata Sir Elton kepada penonton seperti dilansir dari BBC pada. "Aku harus pergi. Aku minta maaf," tambahnya.
Di atas panggung, Elton John tampak menangis ketika bersandar di piano sambil menggelengkan kepalanya. Sementara para penggemarnya yang hadir memberikan tepuk tangan meriah kepada penyanyi Inggris itu ketika ia berjalan hati-hati keluar dari panggung, dibantu oleh beberapa asisten.
Lebih lanjut, penyakit pneumonia berjalan atau pneumonia atipikal adalah jenis infeksi paru-paru yang sering disebabkan oleh bakteri atau virus.
Penyakit ini memilik dampak yang paling ringan dibandingkan pneumonia lainnya. Sebagian besar penderita pneumonia berjalan tidak memerlukan perhatian medis.
Gejala-gejalanya berupa pilek, sering kali termasuk batuk, nyeri dada, sakit tenggorokan, dan sakit kepala.
Elton diperiksa oleh petugas medis saat konser sudah berjalan setengah, dan meskipun sakit, Elton tetap mampu menyanyikan lagu "Candle in the Wind" dan "All the Girls Love Alice".
Tetapi pada akhirnya, ia tidak dapat menyanyikan seluruh lagu dan menyelesaikan konsernya. Suara Elton hilang ketika ia sedang menyanyikan lagu "Daniel"
Tidak lama setelah meninggalkan panggung karena dirinya diserang penyakit pneumonia, Elton meminta maaf kepada penggemarnya melalui sebuah unggahan di Instagram yang emosional.