4. Jika tidak ada respon dari nadi atau napas maka Anda harus melakukan kompresi. Kompresi adalah dengan cara memberikan penekanan pada dada.
Posisinya adalah dengan cara mencari pertemuan tulang rusuk paling bawah. Dua jari di atas pertemuan tulang rusuk tersebut dan di titik itulah dilakukan penekanan.
5. Sebaiknya jika ada korban serangan jantung dan ingin kita lakukan kompresi, pakaiannya dilepas dahulu. Penekanannya menggunakan tumit tangan dan membentuk posisi seperti mengunci. Posisi kaki atau lutut juga harus sejajar dengan bahu.
Tenaganya diambil dari bahu dan pastikan posisinya berbentuk 90 derajat dengan korban. Penekanan dilakukan sebanyak 30 kali dengan kedalaman lima sampai enam centimeter dengan kecepatan 100-120 kali per menit.
View this post on Instagram
A post shared by Kementerian Ketenagakerjaan (@kemnaker) on Feb 19, 2020 at 4:08am PST
(Dewi Kurniasari)