Wabah virus Korona COVID-19 belum reda. Hingga hari ini 1.700 orang dilaporkan meninggal dunia dan puluhan ribu lainnya masih dirawat. Di tengah musibah global ini para petugas kesehatan menjadi garda terdepan.
Mulai dari para dokter dan suster, terutama yang bertugas di berbagai rumah sakit di China, bekerja semaksimal mungkin untuk merawat para pasien yang terinfeksi. Para dokter dan suster inilah yang menjadi garda terdepan, menyelamatkan sebisa mungkin sebanyak-banyaknya para pasien yang terinfeksi virus Korona COVID-19.
Namun kerja keras dan dedikasi mereka dalam menunaikan tugas sebagai petugas medis profesional, membuat mereka harus melakukan pengorbanan besar, termasuk harus berpisah dari keluarga tercinta.
Seperti kisah memilukan yang datang dari seorang suster yang bekerja di rumah sakit yang baru dibangun di Wuhan, China, Huoshenshan Hospital.
Sang suster yang disebutkan bernama Wu Ya Ling ini saat bekerja merawat para pasien mendapat kabar melalui sambungan video call dari anggota keluarganya di kampung halamannya di wilayah Kunming, Yunnan, bahwa sang ibu tercinta telah meninggal dunia.
Kabar meninggalnya sang ibu, membuat Wu Ya Ling sangat terkejut. Pasalnya, seperti laporan dari Mothership, ibunda Wu Ya Ling dalam kondisi sehat ketika meninggalkan Wuhan.