Obat Antirematik Efektif Atasi COVID-19? Begini Kata Peneliti China

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Senin 17 Februari 2020 12:16 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

Lebih lanjut, Akademisi dari Chinese Academy of Sciences (CAS), Zhou Qi, menjelaskan bahwa pasien COVID-19 yang meninggal dunia itu merupakan reaksi berlebihan dari sistem kekebalan tubuh atau yang disebut badai sitokin.

"Kami juga tengah mencari obat-obatan yang dapat mengekang kemunculan badai sitokin ini, termasuk obat antirematik. Beberapa obat yang terbukti efektif pada tingkat seluler telah diterapkan dalam uji klinis," kata Zhou pada konferensi pers.

Sebuah percobaan telah dilakukan pada 14 pasien parah atau sakit kritis yang berusia paling tua 82 tahun di rumah sakit yang berafiliasi dengan Universitas CAS, dan hasilnya tampak menggembirakan.

"Sekarang, percobaan klinis multicenter, acak, kelompok paralel sedang berlangsung. Jika hasil awal menunjukkan obat efektif, kami dapat mempercepat proses dan memberikan pasien yang parah dengan perawatan yang efektif sesegera mungkin," tambah Zhou.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya