Tercatat data 2019, sebanyak dua juta wisman China berlibur ke Indonesia. Dengan total spending sekira USD2,8 miliar atau Rp39 triliun.
Sementara akibat wabah COVID-19, terjadi penurunan wisman asal China yang cukup signifikan. Menparekraf Wishnutama berencana mengalihkan promosi wisata ke sejumlah negara alternatif, seperti Eropa dan Amerika.
"Promosi bisa dialihkan sementara ke Eropa dan Amerika. Selain itu, kita akan terus mencari negara-negara berpotensi lainnya," tutupnya.
(Dewi Kurniasari)