Dalam pemaparannya dr. Erlina mengatakan pria lebih rentan untuk terkena virus korona lantaran jumlah reseptor yang dimiliki kaum adam lebih banyak dibandingkan dengan wanita.
Hal inilah yang menjadi penyebab mengapa korban meninggal di China akibat virus korona lebih didominasi oleh laki-laki.
“Selain jumlah reseptor yang dimiliki pria lebih banyak. Pria juga lebih banyak mobilisasinya dibandingkan wanita. Pria juga lebih banyak merokok dan jumlah populasi pria juga lebih banyak di China,” tuntasnya.
(Helmi Ade Saputra)