Meski begitu, Wiendra tidak serta merta menolak saran tersebut. Ia menerangkan, siapa saja yang memang ingin melakukan vaksin influenza, ya, tidak masalah. Terlebih untuk upaya pencegahan.
"Tapi ingat, kalau memang mau melakukannya demi upaya pencegahan, tapi enggak bermanfaat, kan sayang," sambungnya.
Wiendra menekankan, Kemenkes RI tidak menolak saran tersebut. Semua dikembalikan ke masing-masing orang.
"Kalau mereka (Red-masyarakat Indonesia) menganggap itu bermanfaat, ya, enggak apa-apa. Itu kan untuk dirinya pribadi," pungkas Wiendra.
(Dewi Kurniasari)