Gailed menegaskan bahwa sampai saat ini pihaknya belum memiliki data antivirus ini menunjukan hasil yang efektif pada kasus virus korona baru. Namun, obat ini pernah dipakai untuk penyakit virus korona lainnya dan hasilnya cukup baik. Dengan dasar ini juga Gailed menyetujui adanya uji klinis di China.
Dalam kasus MERS dan SARS, Gailed menjelaskan bahwa Remdesivir digunakan pada aktivitas in vitro dan in vivo dalam model hewan terhadap patogen virus MERS dan SARS. Selain dua kasus itu, Remdesivir juga pernah menjadi bahan uji untuk kasus Ebola.
"Gilead berkomitmen untuk mendukung komunitas kesehatan global untuk secara cepat dan efektif menanggapi wabah virus serius yang mengancam jiwa masyarakat dunia," tutup Parsey.
(Helmi Ade Saputra)