Hasilnya menyerupai agar-agar dengan tekstur yang kenyal dan terdapat bulir-bulir hitam di dalamnya. Teknik pengolahan seperti ini paling umum dipakai oleh masyarakat Jepang.
Namun tak jarang mereka mengolah porang menjadi sajian mi nan lezat, dengan tekstur yang tipis dan tebal. Untuk menambah cita rasanya, mi porang seringkali diberi tambahan potongan sayuran segar dan protein, yang berasal dari kuah kaldu atau irisan daging sapi maupun ayam.
Selain itu, ada juga yang membentuk porang seperti bola-bola bakso, kemudian dicampurkan ke dalam sup atau semur. Terlepas dari jenis olahannya, porang atau konyaku ini cukup digemari masyarakat Jepang karena dipercaya dapat membantu menurunkan berat badan.
Kelebihan lain dari tanaman porang adalah sifatnya yang dapat menyerap seluruh rasa yang berasal dari bumbu masakan. Tak pelak, bila sejumlah ahli kuliner kerap menyebut porang seperti tofu atau tahu.
(Dewi Kurniasari)