Langkah antisipasi itu, jelas dia, dengan memperketat pintu-pintu masuk Kalbar baik di bandara, pelabuhan dan pintu perbatasan. Di pintu-pintu ini dilengkapi dengan thermoscanner atau alat pengukur suhu tubuh.
"Bagi orang luar yang memiliki suhu badan tinggi dilarang masuk, dan bila WNI bersuhu badan tinggi akan dirawat," jelas dia.
Pihaknya juga telah mengantisipasi dengan berbagai penyediaan fasilitas kesehatan. Seperti rumah sakit dan fasilitas karantina bagi pasien yang suspek atau terduga terpapar virus korona Wuhan.
Bujang menambahkan, pihak panitia juga telah melakukan himbauan ke warga Kalbar yang akan hadir, tetap melakukan tindakan pencegahan, dengan menggunakan masker secara pribadi saat ikut meramaikan acara Cap Go Meh 2020.
"Jadi silahkan tetap hadiri dan meramaikan perayaan Cap Go Meh 2020 di Kota Singkawang, panitia dan pemerintah daerah sudah mengambil langkah-langkah antisipasi sangat baik," terangnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)