"Beberapa penelitian menunjukkan kadar gula darah membutuhkan waktu dua minggu sampai satu bulan untuk turun. Itu pun harus dibantu obat dari dokter, air rebusan kayu manis tidak bisa digunakan sebagai obat tunggal," kata dr Dante.
Dalam pesan juga dikatakan setelah meminum air rebusan kayu manis pasien diabetes menjadi lebih segar dan bertenaga. Tapi sebenarnya itu bukan semata-mata efek dari air rebusan kayu manis. Melainkan karena gula darah yang turun berkat bantuan obat paten dan obat herbal.
Melihat adanya dampak positif dari obat herbal seperti air rebusan kayu manis, tidak ada salahnya dikonsumsi rutin. Asalkan tetap mengonsumsi obat paten. Pada pesan berantai dikatakan anjuran untuk minum air rebusan kayu manis dua kali sehari dan bila gula darah sudah normal cukup sehari sekali. Pandangan berbeda diungkapkan oleh dr Dante.
"Ada beberapa penelitian yang mengatakan obat herbal yang menggunakan cinnucilin seperti air rebusan kayu manis cukup dikonsumsi satu hari sekali. Ingat, itu juga hanya berlaku untuk pasien diabetes tingkat awal, bukan tingkat lanjut," tukas dr Dante.
(Helmi Ade Saputra)