Angpao pada tahun baru Imlek sendiri mempunyai istilah khusus yaitu “Ya Sui". Artinya hadiah yang diberikan untuk anak-anak berkaitan dengan pertambahan umur/pergantian tahun. Di zaman dulu, hadiah ini biasanya berupa manisan dan makanan. Untuk selanjutnya, karena perkembangan zaman, orang tua merasa lebih mudah memberikan uang dengan membiarkan anak-anak memutuskan hadiah apa yang akan mereka beli.
Tradisi memberikan uang sebagai hadiah Ya Sui ini muncul sekitar zaman Ming dan Qing. Dalam satu literatur mengenai Ya Sui Qian dituliskan bahwa anak-anak menggunakan uang untuk membeli petasan dan manisan. Tindakan ini juga meningkatkan peredaran uang dan perputaran roda ekonomi di Tiongkok di zaman tersebut.
Dalam momentum perayaan Imlek 2571 ini, Tjhai Chui Mie juga berpesan kepada anak-anak generasi penerus pemimpin masa depan agar bisa belajar bagaimana hidup bertoleransi, bertetangga dan bersosialisasi. Apapun agama dan sukunya.
"Kita sudah mendapatkan predikat Kota Tertoleran. Kita ingin menumbuh kembangkan pada anak-anak kita semua ini untuk bisa berbaur dengan etnis apapuu, agama apapun. Sehingga sudah besar nanti mempunyai sikap yang sama. Karena kita Indonesia, NKRI harga mati," tegas Tjhai Chui Mie.
(Muhammad Saifullah )