Lebih lanjut, Anung menjelaskan, travel banned juga berkaitan dengan tatanan ekonomi suatu negara. Contoh sederhana, negara yang diduga terjangkit suatu virus tidak boleh mengirimkan produk ke negara lain karena dikhawatirkan ada bagian produk yang mampu menjadi faktor penular. Alhasil, pergerakan ekonomi pun akan ikut terhambat.
"Oleh karena itu, kita berharap ini tidak terjadi dan semua cepat teratasi. Masyarakat bisa kembali beraktivitas normal, baik yang mau melakukan perjalanan ke luar negeri, maupun yang akan berkunjung ke Indonesia. Tentunya kewaspadaan harus terus kita tingkatkan," tutup Anung.
(Dewi Kurniasari)