Apa rasanya memiliki otak jenius? Apalagi jika masih berusia sangat dini, mungkin bisa ditanyakan pada bocah laki-laki berusia tiga tahun ini, Muhammad Haryz Nadzim.
Haryz, begitu biasa ia disapa adalah definisi dari penjelasan di atas. Di usia yang baru tiga tahun, sudah bisa membuktikan dirinya sangat jenius. Ia berhasil diterima masuk ke Mensa, perkumpulan global orang-orang dari berbagai penjuru dunia yang memiliki tingkat IQ tinggi, seperti dilapor Metro, Sabtu (18/1/2020).
Sejak belum berusia satu tahun pun, Haryz sudah mulai memperlihatkan tanda-tanda kecerdasannya. Di usia tujuh bulan, Haryz sudah mampu berbicara, mengeluarkan kata pertamanya. Di sini lah, sang Ibunda, Anira mulai menyadari bahwa ada yang spesial pada anak laki-lakinya tersebut.
Walau terlahir dari orangtua dengan latar belakang pendidikan teknik, tapi ayah dan ibu Haryz, Anira and Mohd, mengaku tidak pernah mengira anak mereka akan menunjukkan kejeniusan otaknya di usia yang masih sangat muda.
Meskipun Anira menyadari bahwa sang anak sudah memiliki kemampuan membaca di atas rata-rata anak –anak lain seusianya.