Dijuluki Gadis Pizza, Kisah Bocah Lawan Kanker Selama 7 Tahun Bikin Haru

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Minggu 12 Januari 2020 14:05 WIB
Ilustrasi (Foto : Verywell)
Share :

Perjalanan Hazel dan Kankernya

Diagnosa pertama kali Hazel didapatinya saat berusia dua tahun. Saat itu dia dinyatakan memiliki tumor neuroblastoma di perut. Setelah 18 bulan pengobatan yang melelahkan meliputi 6 kali infus kemoterapi selama seminggu, 20 kali tindakan radiasi, operasi reseksi tumor selama 8 jam, dan tindakan transplantasi sel induk, Hazel pun dinyatakan sembuh dari kanker setahun setelahnya. Setelah itu, Hazel dan keluarganya menikmati kesembuhan Hazel.

Tapi, kemudian tepat sebelum Hazel masuk sekolah taman kanak-kanak (TK), dokter menemukan tumor aktif di tubuhnya. Hati Lauren hancur kembali, ia mesti menghadapi fakta bahwa anaknya harus melewati pengobatan yang panjang kembali.

"Setelah dokter pribadinya menjelaskan bahwa ada sel kanker hidup di tubuhnya, Hazel ikhlas dan mau menghadapinya kembali. Ia seperti memberi isyarat; Oke, memang ini yang harus aku hadapi," ungkap Lauren.

Pada Mei 2016, Hazel kembali dinyatakan sembuh. Ia berhasil melawan kanker di dalam tubuhnya. Lauren sangat bahagia sekali, anaknya tersebut tangguh melawan cobaan yang sangat berat itu. Untuk merayakan kebahagiaan, Lauren mengajak keluarganya berlibur ke Hawaii.

Nahas, kebahagiaan itu hanya sementara. Sebab, pada Oktober 2017, Hazel lagi dan lagi harus menerima fakta bahwa sel kanker di tubuhnya kembali aktif. Tiga kali sudah Hazel kecil mendengar kabar mengenai 'kanker'.

Kabar ketiga ini diterima Hazel saat usianya tujuh tahun. Pihak keluarga awalnya mengira itu hanya masalah Pneumonia, tapi lama kelamanaan tubuh Hazel semakin lemah. Kesehatannya terus memburuk.

Suatu malam, Hazel yang tengah mencoba tertidur di pelukan ibunya, bertanya pada Lauren; "Apakah aku sekarat, bu? Aku sangat takut". Mendengar anaknya berkata demikian, air mata Lauren tak bisa terbendung. Dipeluknya erat-erat sang anak lalu dia menjawab, "Kamu akan baik-baik saja dan Tuhan sudah menyediakan tempat terbaik untukmu".

Setelah mendengar Lauren berkata demikian, Hazel memberi respons dengan berkata "Selamat tinggal". Kalimat itu adalah kalimat terakhir yang bisa Lauren dengar dari bibir kecil Hazel, anaknya yang selama hidup kuat melawan kanker dalam tubuhnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya