“Hasil temuan ini menunjukkan ketika sel-sel lama diperlakukan dengan molekul yang mengembalikan tingkat faktor splicing, maka sel-sel tersebut dapat kembali berfungsi seperti sel-sel tua," kata pemimpin tim penelitian, Profesor Lorna Harries.
Peremajaan sel yang menua dapat pula memperpanjang telomere. Di sisi lain, masih dibutuhkan lebih banyak penelitian untuk peremajaan sel yang menghambat penuaan. Terutama yang menyangkut penetapan potensi sebenarnya untuk mengatasi efek degeneratif penuaan.
(Dinno Baskoro)