"Bagi saya yang terjadi dengan putri saya tidak bisa dipercaya. Mereka (tim dokter dan perawat) menampik telah melakukan kesalahan dan masih melawan ini. Saya tidak tahu bagaimana mereka tetap bisa tidur di malam hari padahal telah melakukan kelalaian dengan menghancurkan hidup Emmalyn, bukan hanya miliknya tetapi juga kami," kata Lynn.
Sekadar informasi, perawat Rex sebelumnya pernah terlibat dalam gugatan hukum pada 2007. Pasien bernama Paula Harty dari Silverthorne juga mengalami kerusakan otak parah dalam operasi pembesaran payudara. Perawat dituduh lalai dan gagal mengelola anestesi dengan baik dan memantau kondisinya. Sebulan kemudian, Harty meninggal.
Sementara itu, pengacara Rex, David Woodruff menyebut keterlambatan dalam memanggil layanan darurat tidak dapat dipercaya dan tidak masuk akal. Meskipun sulit, Lynn mengatakan berusaha untuk tetap kuat agar putrinya mendapatkan pertanggungjawaban.
(Dinno Baskoro)