"Saya yakin jika ini terjadi, banyak pihak yang akan diuntungkan. Baik dari sisi ekonomi bagi masyarakat, para praktisi silat tradisi Betawi dan juga pemerintah,” ungkap Anwar.
Kepala Suku Dinas Parwisata dan Kebudayaan Jakarta Selatan H Imron menambahkan, pengakuan oleh UNESCO ini merupakan penghargaan yang tak ternilai. Sehingga semua pihak harus bisa menjaga dan melestarikannya, termasuk pemerintah dan swasta,
“Kita menginginkan adanya kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menjadikan silat tradisi Betawi ini menjadi salah satu destinasi wisata di DKI Jakarta,” pungkasnya.
(Dinno Baskoro)