Perwakilan Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) Susana menambahkan, meluasnya berita hoax nata de coco ini membuat masyarakat harus banyak diedukasi. Seharusnya, konsumen yang cerdas ikut mengklarifikasi informasi kebenaran kandungan nata de coco yang sebenarnya.
"Kami imbau kepada masyarakat agar tidak ikut menyebar kabar hoax, ikut beropini dan mengunggah ke media sosial," pungkasnya.
(Dewi Kurniasari)