“Bahan yang kami gunakan sangat sulit sehingga awalnya digunakan dalam pelindung tubuh, pelindung kendaraan anti-balistik, sistem tambat untuk kapal kontainer raksasa, dan tali yang digunakan untuk mengikat rig minyak di lautan yang keras dan dingin,” lanjutnya.
Pada tes awal, serat jaket tersebut sangat kuat sehingga perusahaan menghancurkan mesin yang seharusnya menguji jaket tersebut. Selain itu jaket tersebut juga mampu melindungi tubuh dan menghentikan peluru dari Kalashnikov (AK-47).
Sebagian besar jaket puffer dirancang agar terasa ringan, sehingga lapisan luarnya terbuat dari poliester dan nilon, yang benar-benar mudah sobek. Namun jaket versi perusahaan ini menggunakan 100 persen dyneema yang merupakan serat terkuat di dunia.
Puffer yang tidak bisa dihancurkan ini memiliki berbobot 2,5 kilogram, dan tidak akan rusak setelah digunakan satu atau dua tahun. Bahkan, ada kemungkinan bisa diwariskan kepada keturunan Anda saking awetnya.