Mahathir sendiri mengaku pernyataan tersebut merupakan hasil pengamatan yang dilakukan terhadap dirinya sendiri. Pasalnya tidak ada bukti ilmiah dan uji klinis yang kuat terhadap pernyataan yang telah dibuatnya.
“Apa yang saya lakukan adalah mengamati apa yang terjadi pada saya dan orang lain, dari situ saya membuat kesimpulan sendiri. ini tidak terlalu ilmiah, tidak terbukti, tidak diuji tetapi inilah yang saya amati dari kehidupan yang saya miliki,” tuntasnya.
(Helmi Ade Saputra)