Nantinya para pelari yang mengikuti kegiatan amal itu akan menyusuri perbukitan, pantai, dan area pemukiman warga lokal. Selama berlari, mereka dapat melihat pemandangan eksotis kawasan Indonesia timur Indonesia. Para pelari juga diberi kesempatan untuk melihat langsung lokasi desa yang hendak disediakan akses air bersih.
"Banyak pelari yang tertarik mengikuti acara ini karena mau langkahnya lebih berarti. Mereka ikut mengumpulkan donasi publik dengan metode crowdfunding. Kami berharap bisa terkumpul donasi hingga Rp300 juta untuk penyediaan akses air bersih," pungkas Linda.
(Utami Evi Riyani)