Curhat Warga Kalimantan Diserang Asap, Ramai-Ramai Mengungsi ke Jakarta

, Jurnalis
Kamis 19 September 2019 18:03 WIB
Kabut Asap. (Foto: Okezone)
Share :

KEBAKARAN hutan yang terjadi di wilayah Kalimantan membuat sebagian besar warga Palangkaraya terpaksa menghirup asap pekat. Mereka pun tidak memiliki opsi lain apalagi untuk pindah.

Padahal, polusi yang melanda ibu kota Kalimantan Tengah ini mencapai 20 kali lipat lebih parah dari batas normal yang ditetapkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Warga yang terpaksa bertahan di tengah pekatnya asap ini termasuk Budi Di Laman, warga Dayak sekaligus pekerja serabutan yang di usia senjanya masih mencari nafkah dengan menjaga kebun karet sambil sesekali menjadi kuli bangunan.

Ia mengaku tak punya dana untuk mengungsikan keluarganya keluar kota. "Enggak (punya uang). Tetap aja kita bertahan, saya bertahan," ujarnya seperti dilansir dari BBC News Indonesia.

"Anak-istri saya di kota (Palangkaraya), karena istri saya kan. Kami kan ada empat cucu yang kecil-kecil, dia menjaga di rumah."

Budi pun memilih secara sukarela membantu memadamkan api bersama petugas pemadam kebakaran. Dalam 15 tahun terakhir, dia pun ikut membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). "Aku hampir 10 hari istirahat bekerja (untuk) memadamkan api," katanya.

Ia prihatin dengan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi setiap tahun. Budi berharap hujan segera turun untuk memadamkan api dan melenyapkan kabut asap. "Yang penting saya bilang kita ini jangan sampai terserang penyakit habis asap ini. Aku ini kewalahan juga," jelas Budi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya