Lebih lanjut, tahapan pertama seseorang selingkuh disebut dengan perselingkuhan kering. Pada tahap ini tidak ada kontak fisik yang dilakukan melainkan hanya memberikan perhatian lewat telepon maupun pesan singkat dengan sebutan maupun panggilan-panggilan sayang.
Pada fase kedua, disebut dengan perselingkuhan setengah basah. Pada tahap ini sudah ada kontak fisik yang tercipta seperti berpelukan atau melakukan ciuman satu sama lain. Pada tahap ini, komunikasi harus dilakukan dengan sangat baik, untuk menghindari risiko yang lebih buruk.
“Jika seseorang sudah memasuki fase perselingkuhan setengah basah, maka ada baiknya untuk bisa segera memperbaiki komunikasi menjadi lebih baik lagi. Pasalnya jika dibiarkan maka akan menyebabkan perselingkuhan basah yang berujung pada hubungan seks,” tuntasnya.
(Dinno Baskoro)