PEKERJAAN sebagai seorang pengacara di Indonesia memang cukup menjanjikan. Beberapa nama pengacara kondang seperti Hotman Paris Hutapea, Ruhut Sitompul, Hotma Sitompul dan beberapa pengacara lainnya berhasil menyita publik dengan kehidupan mewah mereka.
Meski demikian, sadarkah Anda bahwa beberapa pengacara kondang tersebut sebagian besar berdarah Batak? Mungkin sebagian dari kalian menyadarinya, namun tidak mengerti dengan jelas hal apa yang menjadi penyebabnya.
Dalam sebuah postingan yang diunggah oleh Presiden Jokowi melalui akun media sosial Instagram-nya @jokowi, ia menjelaskan tentang alasan orang Batak yang gemar menjadi pengacara.
Semuanya berawal dari kunjungan Jokowi menuju Kampung Tua Huta Siallagan. Sesuai dengan namanya, kampung ini diambil dari nama Raja Siallagan yang berasal dari garis keturunan suku Batak asli.
Lebih lanjut presiden ketujuh Republik Indonesia tersebut menjelaskan bahwa kampung bersejarah tersebut terletak di area Danau Toba, tepatnya di Desa Ambarita, Kabupaten Samosir. Di kampung inilah konon sejarah peradaban hukum di Samosir ditegakkan sejak dahulu kala.
Di tempat ini pula terdapat bekas ‘batu persidangan yang berbentuk seperti sebuah meja lengkap dengan kursinya tersusun melingkar seperti meja rapat. Tempat ini digunakan untuk mengadili masyarakat yang melanggar hukum adat. Cerita ini dikisahkan oleh keturunan raja ke-17 Siallagan bernama Gading Jansen Siallagan.
Dulunya sidang pengadilan di tempat ini dihadiri oleh para raja, adik-adik raja, penasihat terdakwa, penasihat korban dan penasihat kerajaan. Menurut Jansen, para penasihat kerajaan ini setara dengan seorang pengacara pada zaman sekarang.
“Jadi jangan aneh, Bapak, kalau orang Batak banyak jadi pengacara. Kayaknya, mereka itu lulusan Siallagan semua,” tutur Jansen.
Sejak diunggah beberapa jam lalu, postingan yang diunggah oleh orang nomor satu di Indonesia ini telah ditonton sebanyak 183.706 kali. Sejumlah netizen pun turut memberikan komentarnya terhadap postingan tersebut.
“Pantesan nama2 yg belakangnya kayak siregar sinaga purba situmorang dll hampir semua nya profesi bidang hukum,” tulis akun @nadine.xiao.
“Jadi pengen ke Batak, siapa tau disana ketemu,” tulis akun @ihwan_id.
Sementara akun @peter.pakpahan menulis: “Pengacara nya, hakim nya, saksi nya, sampe tersangka nya org batak.”
(Martin Bagya Kertiyasa)