Setelah itu di usia 4-5 anak harus bisa memilih dan berkonsekuensi, simpel saja misalnya perihal jenis makanan yang dipilih. Makanan yang ia pilih itulah makanan yang harus ia makan dan habiskan. Barulah masa sekolah dasar, selain harus bisa memilih anak idealnya juga belajar tentang menerima risiko.
“Begitu masuk di SD (sekolah dasar), tugas dia berprestasi di bidang apapun enggak hanya di sekolah makanya dia harus bisa milih dan harus bisa menerima risiko itu karena orang tua itu mesti memperkenalkan sejak di masa akhir sekolah TK (taman kanak-kanak) atau awal masuk SD. Lihat anak suka dan jago di bidang apa, akademis, sport atau non-akademis atau berkegiatan sosial. Jadi di masa SD ini anak punya yang membuat dia merasa dirinya berharga dan bisa,” pungkas Rosdiana.
(Utami Evi Riyani)