Dikirim dari Tahun 1993, Kartu Pos Ini Baru Sampai pada 2019

Agregasi Solopos, Jurnalis
Kamis 18 Juli 2019 10:22 WIB
Kartu pos dikirim sejak 1993 baru sampai 2019 (Foto : CNN)
Share :

Seorang wanita mengalami peristiwa yang aneh. Kim Draper asal Amerika Serikat mendapat kiriman kartu pos misterius. Kartu pos tersebut dikirim dari Hong Kong pada 1993 dan sampai di rumah Kim Draper pekan lalu.

Kim Drapper mengaku bingung saat kali pertama menerima kartu pos tersebut. Awalnya, dia pikir kartu pos itu milik tetangganya. Namun, ternyata kartu pos itu memang dialamatkan ke rumahnya.

“Saat kali pertama melihatnya, saya pikir itu milik tetangga yang tidak saya kenal. Karena kondisi kartu pos itu sangat baik. Tetapi, saya sangat kaget saat membacanya. Ternyata, kartu pos itu dikirim sejak 1993. ini membuat saya bingung,” terang Kim Draper seperti dikutip dari CNN, Rabu (17/7/2019).

Kartu pos itu bertuliskan tanggal 8 Juli 1993. Kartu pos bergambar kapal tradisional China itu ditujukan kepada Leena dan Muhammad Ali Kizilbash. Rupanya, kartu pos itu dikirimkan oleh ayah Leena dan Muhammad Ali Kizilbash.

“Saya bersenang-senang di tempat yang sangat ramai ini. Sampai jumpa lagi, ayahmu,” demikian kalimat yang tertulis pada kartu pos tersebut.

Kim Draper mengatakan, dia tinggal di rumah tersebut bersama suami dan anaknya sejak empat tahun lalu. Ini merupakan kali pertama baginya mendapat surat misterius seperti itu.

Kartu pos itu memang sampai di alamat yang benar. Namun, sayangnya terlambat 26 tahun atau lebih dari seperempat abad lamanya.

Kim Draper berusaha menemukan pasangan Leena dan Muhammad Ali Kizilbash. Dia melakukn berbagai upaya untuk mengirimkan kartu pos itu kepada pemiliknya.

“Saya berharap dapat bertemu dengan pasangan ini. Aku tidak hanya akan mengirimkannya melalui pos. Aku ingin mengirimkan kartu pos langsung kepada mereka,” sambung Kim Draper.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya