“Kemarin kita tanya,’Agung ibadah memakai bunga atau kadang memakai dupa, apakah boleh?’ Ibunya bilang, ‘Itu tidak apa-apa selagi itu urusan untuk pribadi kamu, untuk agama kamu, saya tidak melarangnya,’” ujar Kevin seperti yang Okezone kutip, Rabu (17/7/2019).
Dia menambahkan, meskipun berbeda budaya, tidak terjadi kesenjangan saat ia dan Agung menginap di rumah pejabat Kemenkeu. Malah mereka saling mencari tahu tentang budaya masing-masing.
“Justru dengan adanya perbedaan budaya tersebut kita bisa saling bertukar informasi. Terutama agung yang dari Bali, jadi keluarga sering bertanya banyak kepada Agung. Itu pengalaman toleransi yang saya rasakan bersama adik (Agung) selama mengikuti program SBKK,” tandas Kevin.
(Utami Evi Riyani)