Sejatinya, risiko untuk menuai konflik akan lebih kecil jika sejak awal Anda sudah mengemukakan tujuan untuk move on semata demi mempertahankan hubungan pertemanan. Terlebih apabila semua pihak yang terlibat sudah lebih dulu saling dekat atau kenal satu sama lain.
Setelah Anda akhirnya memilih salah satu, tidak dapat disangkal akan tetap ada peluang untuk memulai perselingkuhan. Apalagi jika keputusan Anda memilih berdasarkan paksaan, atau tidak dipikir matang-matang.
Niat untuk menyelingkuhi pasangan saat ini dengan orang lan yang dulu juga menyukai Anda akan timbul jika Anda menyesali keputusan tersebut. Selingkuh karena Anda tidak mau kehilangan keduanya sangatlah mungkin terjadi ke depannya.
Begitu pula jika Andalah yang di posisi mencintai dua orang sekaligus. Niat untuk berselingkuh atau diselingkuhi mungkin akan sulit dihindari.
Setidaknya, melepaskan keduanya menjadi cara move on dari cinta segitiga yang lebih baik daripada tidak ikhlas menjaga hati dan terbebani oleh dua harapan di waktu yang sama.
Lalu, bagaimana cara move on dari cinta segitiga?
1. Cari tahu perasaan Anda sebenarnya
Sebelum terburu-buru move on dan akhirnya menyesal, coba refleksi diri sendiri dulu. Yakinkan diri sendiri bahwa entah memilih salah satu atau tidak memilih sama sekali merupakan langkah yang terbaik untuk Anda. Kadang, ngobrol dengan diri sendiri dapat menuntun Anda pada keputusan dan cinta sejati yang tepat.