3. Apakah Anda dan pasangan mengekspresikan rasa cinta dengan cara yang berbeda?
Setiap orang memiliki caranya masing-masing untuk mengekspresikan rasa cinta mereka pada pasangannya. Meski begitu, ini bisa mengundang keraguan.
Misalnya, Anda menunjukkan rasa cinta Anda dengan rutin mengirim pesan “I love you” setiap pagi sebelum berangkat kerja dan sebelum tidur malam. Sementara itu, pasangan Anda justru mengungkapkan cintanya lewat tindakan halus (yang kadang mungkin Anda lewatkan) tanpa berkata-kata. Ketika Anda mengirim pesan tersebut, Anda tentu mengharapkan balasan yang serupa tapi pasangan Anda menganggapnya terlalu gombal, sehingga mungkin membalasnya sekadar formalitas “U too” atau bahkan tidak membalasnya sama sekali.
Ini bisa memupuk keraguan dalam diri Anda tentang ketulusan pasangan “Dia sayang sama aku tidak, sih?” yang ujung-ujungnya bisa berakhir pada pertengkaran sengit — padahal sih tidak perlu. Beda bahasa cinta tidak masalah. Anda hanya perlu saling mengerti bahwa setiap orang memiliki cara spesialnya sendiri untuk mengungkapkan rasa cinta. Semuanya kembali pada Anda apakah bisa menerimanya atau tidak.
Saat Anda berhasil mencari tahu apa yang menyebabkan Anda merasa ragu dengan pasangan, Anda bisa mempertimbangkan langkah apa yang akan diambil: Apakah melanjutkannya dengan melakukan perubahan (baik pada diri sendiri, pasangan, dan juga hubungan tersebut) atau justru mengakhirinya dengan segala pertimbangan matang yang telah Anda berdua diskusikan.
(Helmi Ade Saputra)