Ekstrak jahe merah yang diberinama Zaha tersebut telah melewati satu tahap ujicoba pada hewan dan hasilnya terbukti sukses. Pekerjaan rumah pun akan dikerjakan tiga mahasiswa tersebut untuk nantinya melalui tahapan klinis hingga Zaha tersebut bisa dikonsumsi manusia dan membawa manfaat pada masyarakat.
“Kami sudah melalui satu tahapan ujicoba ke hewan, dan kedepan proses masih sangat panjang hingga bisa dikonsumsi manusia secara oral sesuai apa yang kami harapkan. Namun demikian kami sudah komitmen untuk membawa Zaha agar bisa dikonsumsi manusia dan bermanfaat,” sambung Nada.
(Dinno Baskoro)