Namun, tidak perlu khawatir, penderita Hepatitis A sebagian besar akan mengalami penyembuhan sendiri dengan risiko kematian yang sangat kecil sebesar 0,1-0,3 persen. Bencana Hepatitis A umumnya terjadi pada pencemaran air minum, makanan yang tidak dimasak dengan baik, makanan tercemar, kebersihan perorangan dan lingkungan yang buruk.
Dirjen Anung pun menjelaskan bahwa semua orang berisiko tertular Hepatitis A. Oleh sebab itu ia mengimbau agar setiap orang lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan diri. Ia juga tidak menyarankan peralatan makan dan minum penderita Hepatitis A untuk dipakai secara bersama.
“Karena penularannya secara fekal-oral, maka peralatan makan dan minum penderita Hepatitis A tidak boleh digunakan secara bersama,” lanjutnya.
(Utami Evi Riyani)