"Pasien memang perlu diisolasi dan jangan tidur sekamar dengan orang sehat, di rumah sakit pun biasanya pasien tidur hanya sendiri di kamar dan dipisah dengan pasien lain," tambah dr Ari.
Sementara itu, sebagian pasien memang tidak perlu dirawat tetapi jika pasien mengalami mual dan muntah dan tidak mau makan sebaiknya memang dirawat untuk mendapat infus cairan dan makanan.
Lalu, apakah virus Hepatitis A bisa menjadi Hepatitis B?
Dokter Ari menegaskan kalau itu tidak bisa! Sebab, virus penyebabnya berbeda. Oleh karena itu, kalau pernah divaksinasi oleh vaksin hepatitis B, tidak berarti juga sudah terlindungi dari infeksi virus hepatitis A. "Tetapi bisa saja dalam satu kasus pasien mengalami 2 macam infeksi yaitu infeksi virus B dan juga virus A," katanya.
Dari semua itu, apa yang bisa dilakukan seseorang untuk mencegah terpaparnya virus ini?
Dokter Ari menjawab, pencegahan yang terpenting adalah hidup sehat dengan makan yang teratur dan cukup gizi, istirahat cukup dan banyak mengkonsumsi buah dan sayur-sayuran. Cuci tangan pakai sabun yang rutin, sebelum dan sesudah makan dan setelah keluar dari toilet, apalagi penyakit ini tertular melalui makanan dan minuman.
Khusus untuk yang mengurus orang sakit dengan Hepatitis A, Anda harus menjaga daya tahan tubuh dengan baik kalau perlu mengonsumsi suplemen vitamin atau mineral. Vaksinasi Hepatitis A sebaiknya diberikan bagi orang yang memang akan berkunjung pada daerah yang sedang terjangkit KLB atau wabah 2 minggu sebelum berada di lokasi terjadinya KLB.
(Renny Sundayani)