Selain ketiga kategori yang telah disebutkan, laman American Thoraric Society Journal, mengklasifikasikan satu lagi kelompok eksaserbasi, yaitu yang mengancam nyawa.
Pada tahap ini, pasien bahkan bisa mengalami henti napas. Kondisi inilah yang kemudian membuat pasien mungkin membutuhkan perawatan di ruang intensif.
Seseorang mengalami eksaserbasi asma disebabkan karena adanya penyumbatan (obstruksi) pada saluran udara. Hal ini terjadi akibat berkontraksinya otot dan pembengkakan dinding saluran napas, serta sumbatan akibat lendir.
Jika terus-menerus terjadi, bukan tidak mungkin hal ini dapat menuntun Anda pada kondisi yang mengancam nyawa. Banyak orang yang tidak mengetahui ketika gejala asmanya memburuk. Inilah yang menyebabkan kematian karena asma terjadi.
Biasanya, asma yang berakibat fatal terjadi ketika gejalanya sudah terjadi berhari-hari, jarang yang kejadiannya bersifat tiba-tiba.
Itu sebabnya, penting bagi Anda memahami dengan benar tanda-tanda serangan asma dan gejala asma yang memburuk. Terlebih jika Anda tergolong ke dalam orang yang berisiko mengalaminya.