Sama halnya dengan makanan dan minuman lain yang Anda konsumsi, minum es, baik setelah makan atau tidak, juga memiliki beberapa risiko, yaitu:
Jika Anda menderita achalasia, sebuah kondisi yang membatasi tubuh Anda untuk mendorong makanan melalui esofagus ke lambung, akan memperburuk kondisi tersebut jika Anda minum es setelah makan.
Pada beberapa orang, minum air mineral dingin dapat menyebabkan kepala pusing. Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah penelitian.
Penelitian lain menyebutkan bahwa air es dapat membuat ingus Anda menjadi lebih kental dan lebih susah untuk melewati jalan pernapasan. Sementara, hal ini akan menyulitkan Anda saat sedang flu karena akan membuat kondisi Anda memburuk.
Sebuah penelitian yang dimuat di Journal of the International Society of Sports Nutrition pada tahun 2012 menyatakan bahwa minum air es saat berolahraga dapat mengurangi peningkatan suhu tubuh jika dibandingkan dengan minum air pada suhu ruangan biasa.
Minum air es, atau bahkan mandi dengan air es, dapat meningkatkan metabolisme tubuh Anda. Hal ini disebabkan, interaksi yang terjadi antara tubuh Anda dengan air es akan memaksa tubuh Anda bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu tubuh Anda.
(Martin Bagya Kertiyasa)