MENERAPKAN pola hidup sehat bukanlah hal yang mudah. Terkadang tuntutan pekerjaan dan rutinitas yang padat membuat seseorang tidak memerhatikan jam tidur, jenis makanan yang dikonsumsi, hingga waktu untuk berolahraga. Bila sudah begitu, maka dapat meningkatkan risiko terserang penyakit salah satunya adalah tipes.
Menurut dokter spesialis dalam dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, mereka yang kurang tidur, makan tidak teratur dan jorok (kurang higienis), faktor stres tinggi, serta tinggal di lingkungan yang tidak bersih memiliki daya tahan tubuh yang rendah. Jika sudah begitu, maka mereka rentan terkena tipes.
Penyakit tipes memiliki gejala antara lain demam tinggi yang tidak stabil disertai dengan rasa mual, lemas, nyeri di ulu hati, kembung, dan begah. Bila kondisi-kondisi tersebut tidak kunjung membaik meskipun sudah diberi obat warung, maka orang yang mengalaminya disarankan untuk segera mengunjungi dokter guna mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
Biasanya untuk menentukan seseorang terkena tipes atau tidak, diperlukan pemeriksaan darah. Bila sudah terbukti tipes, maka dokter akan memberikan antibiotik sebagai obat. Tipes memang bisa disembuhkan melalui perawatan di rumah, namun tidak menutup kemungkinan pasien menjalani rawat inap di rumah sakit terutama jika kondisinya mengkhawatirkan.