4.Murtado
Jawara Kemayoran ini memiliki andil yang besar terhadap masyarakat pribumi yang ada di sekitaran tempat tersebut. Murtado yang pandai silat membantu para pribumi melawan para preman yang diutus oleh penjajah untuk penarikan pajak.
Dalam aksinya ia berhasil mengalahkan preman sakti suruhan penjajah bernama Bek Lihun. Kehebatannya tersebut membuat dirinya mendapat julukan sebagai Macan Kemayoran. Ia meninggal pada saat kemerdekaan Indonesia yang ke-14 di Kebon Sirih, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
(Renny Sundayani)