KURANG afdol rasanya kalau Lebaran tapi tidak mengenakan baju baru. Tidak wajib memang, tapi kalau Anda mampu dan tidak mengabaikan kewajiban lainnya, ya, tidak ada yang salah untuk membeli baju baru. Apalagi setahun sekali.
Nah, bagi Anda yang sudah memiliki anak, rasanya ingin mengenakan baju yang kompak saat Lebaran. Selain karena biar ada rasa istimewa, kemudian Anda juga jadi punya tampilan yang nyentrik saat silaturahmi di rumah nenek.
Tapi, tidak seharusnya juga baju lebaran satu keluarga itu kembaran. Mencari tone colour yang sama juga bisa jadi rekomendasi yang akhirnya mempermudah Anda mencari pakaian untuk Lebaran tapi tetap kompak dengan anak.
1. Summer looks
Gaya yang pertama ini coba mengombinasikan warna biru muda dengan mustard yang sampai sekarang masih jadi trend warna. Dengan kombinasi ini, Anda tidak hanya unik tapi juga memberikan rasa yang berbeda di busana Lebaran. Terlihat santai tapi tetap sopan, bukan?
2. White looks
Kalau ini tampilan kembar ala ayah dan anak. Atasan putih menjadi pilihan yang bisa sekali Anda coba untuk baju Lebaran tahun ini. Untuk memberi kesan menarik, Anda sebagai ayah bisa memilih celana chinno warna apapun. Tampilan casual seperti ini cukup nyaman dan pastinya tetap terlihat rapi saat Idul Fitri.
3. Pink and baby blue
Perpaduan outfit baby pink dengan biru muda akan selalu menciptakan kesan sweet yang pas. Di koleksi ini, Anda bisa mengambil inspirasi kalau busana anak laki-laki dengan warna pink bukan masalah dan tetap terlihat menarik bahkan kesan fresh bisa terlihat saat Lebaran.
4. Darm blue
Biru donker juga bisa jadi salah satu pilihan yang menarik untuk busana Lebaran. Anda dapat mengombinasikan warna ini pada busana si ibu atau ayahnya, sedangkan si anak bisa mengenakan warna putih atau merah muda yang lembut.
5. Dominant pink
Bagaimana dengan dominasi merah muda? Bukan menjadi masalah. Jika si anak dan ibu sudah pakai koleksi warna merah muda, maka ayahnya bisa pakai kemeja biru muda yang dipadukan dengan celana chinno warna khaki. Sesuatu yang segar tapi tetap nyaman.
(Renny Sundayani)