Untuk Milenial, Ini 5 Pekerjaan yang Paling Banyak Dicari di Era Digital

Willi Zera Kertangi, Jurnalis
Sabtu 01 Juni 2019 18:00 WIB
Menjadi vlogger di era digital (Foto : Neilpatel)
Share :

3. Buzzer

Saat ini dunia internet khususnya sosial media bukan hanya dijadikan sebagai tempat untuk mengaktualisasi diri melainkan dapat dijadikan sarana untuk melakukan pemasaran dan iklan. Sehingga hal tersebut menyebabkan profesi ini sangat berpeluang agar bisa mendapatkan penghasilan melalui sosial media.

Pada sosial media buzzer yaitu orang yang memanfaatkan akun sosial media miliknya guna menyebar luaskan info atau dengan kata lain untuk melakukan promosi maupun iklan dari suatu produk maupun jasa pada perusahaan tertentu.

Salah satu contoh Buzzer Indonesia yang terkenal adalah Benazio Putra atau yang sering kita kenal dengan Benakribo, selain menjadi vlogger Benazio juga pernah menjadi Buzzer dan berhasil meraup keuntungan sampai jutaan rupiah.

4. Social Media Specialist

Sepertinya tidak ada profesi yang lebih identik dengan kaum milenial dibanding Social Media Specialist dan berbagai variasi jabatannya seperti, Social Media Manager, Admin Social Media, Social Media Officer, dan lainnya.

Sederhananya, seorang Social Media Specialist bertanggung jawab memegang kendali atas seluruh isi jejaring sosial sebuah perusahaan. Namun pekerjaan mereka tidak sebatas sekedar meng-upload foto atau menulis sebaris dua baris tweet saja. Setiap langkah yang diambil seorang Social Media Specialist di dunia maya sudah terkalkulasi secara strategis.

Contoh seorang Social Media Specialist adalah Donny Setiawan. Ia didapuk mengasuh Twitter dan Facebook milik seorang politisi yang berniat mencalonkan diri menjadi presiden pada pemilu 2014. Di samping menangani dua jejaring sosial ini, ia juga bertanggung jawab mengisi blog sang figur publik tersebut. Pria yang bekerja di sebuah portal berita ini sejak awal memang fanatik dengan dunia digital. Ia mengaku senang dalam menjalani pekerjaannya.

5. Artifisial Intelligence

AI (Artificial Intelligence) / kecerdasan buatan merupakan sebuah teknologi komputer atau mesin yang memiliki kecerdasan layaknya manusia. Sederhananya adalah instruksi pintar yang diberikan kepada program maupun mesin

Banyak hal yang kelihatannya sulit untuk kecerdasan manusia, tetapi untuk Informatika relatif tidak bermasalah. Seperti contoh: mentransformasikan persamaan, menyelesaikan persamaan integral, membuat permainan catur atau Backgammon. Di sisi lain, hal yang bagi manusia kelihatannya menuntut sedikit kecerdasan, sampai sekarang masih sulit untuk direalisasikan dalam Informatika

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya