Rapper terkenal ini, membuka tentang masalah kesehatan mentalnya dalam sebuah wawancara baru dengan David Letterman, untuk seri kedua Netflix bertajuk ‘My Next Guest Needs No Introduction with David Letterman’.
Dalam sesi wawancara yang tayang Jumat (31/5/2019), Kanye merinci pengalaman pribadinya merasa ‘meningkat’ atau ramping up " karena kondisi kesehatan mentalnya, mengatakan bahwa melakukan hal itu dapat membuatnya merasa lebih mampu mengekspresikan kepribadiannya.
“Yang ingin saya katakan tentang hal bipolar adalah karena memiliki kata 'bi' di dalamnya, ini seperti memiliki gagasan, seperti kepribadian ganda. Yah, itu berhasil untuk saya karena saya seorang Gemini, tetapi ketika Anda ‘ramping up’ itu dapat lebih mengekspresikan kepribadian Anda,” ungkap Kanye.
Di sisi lain, pria empat orang anak ini mengakui bahwa orang-orang dengan gangguan bipolar memiliki pengalaman yang berbeda. Namun berdasarkan pengalaman pribadinya, semua hal bisa terasa seperti konspirasi. Mulai dari seperti merasa direkam, diawasi oleh pemerintah, dan hal-hal semacamnya.
Perihal gangguan bipolar yang ia miliki, Kanye menambahkan bahwa itu dapat mencapai titik di mana ia merasa rasanya semua orang ingin membunuh dirinya.
“Kamu pada dasarnya hampir tidak mempercayai siapa pun. Biasanya hingga ada momen, di mana gangguan ini rasanya seperti memborgol diri Anda, memberi obat, dan menempatkan Anda di tempat tidur, dan mereka memisahkan Anda dari semua orang yang Anda kenal, ” tambah Kanye.
Tapi Kanye mengaku bersyukur bisa merasakan sendiri pengalaman di atas. Sebab dengan itu, ia merasa dirinya bisa memulai dengan mengubah momen tersebut.
Selain pengalaman yang ia rasakan, di kesempatan yang sama Kanye juga menuturkan dampak dari tidak meminum obat secara rutin yang diresepkan. Pasalnya hal itu nyatanya berdampak untuk kondisi kesehatan mental dapat mempengaruhi pikiran seseorang.
“Jika Anda tidak minum obat setiap hari untuk menjaga diri pada keadaan tertentu, Anda memiliki potensi untuk ‘ramping up’ dan itu dapat membawa diri ke titik di mana Anda bahkan dapat berakhir di rumah sakit, ” tukas pria 41 tahun itu. Demikian sebagaimana dilansir Independent, Jumat (31/5/2019).
(Dinno Baskoro)