"Ciri khas kita tetap dengan outer dan inner gamis. Cuma tahun ini lebih ke bling-bling, jadi ada tambahan payet, biar kelihatan mewah. Untuk warna sendiri kita pakai warna pastel dan cerah," kata Sari.
Cuaca tropis di Tanah Air juga menjadi pertimbangan yang tinggi bagi Sari. Beberapa bahan seperti katun, sifon sutra dan lace menjadi unggulan karena membuat adem si pemakai.
"Jenis bahan yang saya gunakan harus nyaman dipakai siang dan malam. Jadi bahannya premium, supaya bisa menyerap keringat. Saya ingin menghapuskan anggapan baju gamis itu gerah," kata Sari.
So, apakah kamu prefer baju kaftan atau padupadan outer di hari Idul Fitri?
(Renny Sundayani)