Anggota Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia (PDHMI) itu menuturkan, jika kebutuhan asupan nutrisi yang baik terpenuhi setiap hari, penting bagi produksi sel-sel kekebalan yang memerangi infeksi, sel-sel kanker, dan penyakit lain dalam tubuh bayi dan anak-anak, bahkan hingga dewasa.
Selain melalui asupan nutrisi, keluarga juga penting membiasakan upaya promotif dan preventif melalui asuhan mandiri. Asuhan mandiri merupakan upaya memelihara, mencegah, dan mengatasi gangguan kesehatan ringan dari dan untuk setiap individu dan anggota keluarga dengan layanan kesehatan di tingkat rumah tangga.
"Salah satu upayanya melalui pembiasaan penggunaan tanaman obat keluarga (TOGA) yang penggunaannya, telah memiliki literatur hasil penelitian. Salah satunya memanfaatkan rimpang jahe,” papar Dr Erna.
Dr Erna menjelaskan, bahwa tanaman rimpang jahe tersebut dinilai efektif untuk meredakan mual dan muntah. Ketika dikonsumsi anak-anak pun tidak mengakibatkan efek samping.
Secara terpisah, Direktur CHD PT Dexa Medica Bapak Andrew Sulistya menjelaskan, cara tersebut mendukung pemanfaatan keanekaragaman hayati di Indonesia. Karena dinilai sebagai kearifan lokal yang dapat membantu meningkatkan kesehatan keluarga.
"Seorang ibu sangat penting menjaga kesehatan keluarga, serta membuat anak bertumbuh dan berkembang optimal dengan cara yang natural, salah satunya melalui herbal. Tidak hanya itu, ibu juga harus dapat membedakan mana fakta dan mitos,” pungkasnya.
(Dinno Baskoro)