Aktris asal Korea Selatan, Goo Hara ditemukan tak sadarkan diri di sebuah kamar di lantai dua rumahnya. Diduga dirinya melakukan percobaan bunuh diri karena kamar tempatnya ditemukan dipenuhi asap. Selain itu, sebelumnya ia sempat mengunggah kata-kata berbau perpisahan di akun media sosial pribadinya.
Goo Hara bukanlah satu-satunya orang yang nekat melakukan percobaan bunuh diri. Banyak artis dan orang terkenal lainnya yang pernah melakukan tindak serupa. Bahkan beberapa masyarakat biasa juga ada yang mencobanya. Melansir Very Well Mind, Minggu (26/5/2019), ada beberapa alasan seseorang nekat ingin mengakhiri hidupnya. Berikut ulasannya seperti yang Okezone rangkum:
Depresi dan penyakit mental
Faktor paling umum yang menyebabkan seseorang nekat bunuh diri karena mengalami depresi berat. Kondisi itu membuatnya merasakan sakit emosional yang hebat tetapi tidak dapat melihat cara apapun untuk menghilangkan rasa sakit itu selain mengakhiri hidupnya sendiri. Penyakit mental lainnya seperti skizofrenia, gangguan bipolar, gangguan kepribadian Borderline, serta gangguan makan seperti anoreksia dan bulimia juga dapat meningkatkan kemungkinan seseorang ingin bunuh diri.
Stres traumatis
Pengalaman traumatis seperti pelecehan seksual, pemerkosaan, penganiayaan fisik, atau trauma perang dapat memberi peluang besar untuk bunuh diri. Bahkan keinginan itu bisa timbul bertahun-tahun setelah trauma.
Penyalahgunaan zat dan impulsif
Obat-obatan terlarang dan alkohol juga dapat memengaruhi seseorang ingin bunuh diri karena membuatnya mengambil keputusan secara impulsif.
Kehilangan atau perasaan takut kehilangan
Seseorang dapat memutuskan untuk bunuh diri saat menghadapi kehilangan atau ketakutan akan kehilangan. Situasi-situasi ini meliputi kandasnya hubungan atau pertemanan, kehilangan pekerjaan, masalah keuangan, kehilangan posisi sosial, kegagalan akademik, kehilangan penerimaan sosial atau keluarga karena mengungkapkan orientasi seksual, bullying, hingga dipenjara.
Nyeri kronis dan penyakit terminal
Jika seseorang memiliki sakit kronis atau penyakit tanpa harapan kesembuhan, maka dirinya memiliki kemungkinan melihat bunuh diri sebagai jalan keluar.
Merasa sebagai beban untuk kehidupan orang lain
Orang yang memutuskan untuk bunuh diri sering merasa dirinya adalah beban untuk orang lain. Dengan begitu dirinya berpikir jika ia tidak ada maka keadaan di sekitarnya akan jauh lebih baik.
Membutuhkan bantuan
Kadang-kadang orang mencoba bunuh diri bukan karena ingin benar-benar mengakhiri hidup. Tapi alasannya lebih kepada tidak tahu caranya untuk mencari bantuan. Bunuh diri dijadikan cara agar ia bisa menangis dan mendapatkan pertolongan dari orang lain.
(Utami Evi Riyani)