11. Mulai membelikan hadiah yang tidak terduga secara tiba-tiba
12. Mulai mengeluh selalu kelelahan
Dalam sebuah penelitian yang melibatkan 1.000 orang di Inggris, sebanyak 81 persen orang mengaku memiliki pengalaman perselingkuhan yang lebih buruk pada saat berada dalam sebuah ikatan pernikahan.
Bahkan hampir setengah dari peserta penelitian mengatakan tidak ada cara untuk memaafkan suami atau istri jika berselingkuh. Tetapi sebanyak 39 persen berpikir akan mencoba untuk mengatasinya dan memberikan kesempatan kepada pasangan untuk memperbaiki hubungan mereka.
Menariknya, ada 13 persen yang mengaku dengan senang hati memaafkan pasangannya dan melupakan masalah selingkuh. Hal itu dikarenakan mereka menganggap hubungan jangka panjang dengan pasangan menjadi lebih baik setelah peristiwa tidak mengenakkan itu.
(Utami Evi Riyani)