Lebih lanjut, Elga pun memberikan beberapa tips kepada masyarakat yang gemar menggunakan tenunan sebagai pilihan outfit dalam acara sehari-harinya. Menurutnya, tenunan memerlukan treatmen khusus karena bahannya sangat lembut dan dibuat langsung dari tangan para pengrajin.
“Karena ini merupakan tenun tangan, kita harus berhati-hati dengan tidak dicuci tangan jadi harus dry cleaning. Warnanya juga menggunakan pewarna alam bukan chemical. Jadi gak bisa digabung dengan pakaian lain dan cara mengeringkannya pun dengan di angin-angin,” sambungnya.
Tak hanya tenun sengkang yang akan ditampilkan oleh Elga dalam busananya kali ini beberapa busana lain juga turut ditampilkan. Diantaranya adalah busana bertema cocktail, busana bertema ramadhan yang terdiri dari kaftan lebaran dan tunik, serta kebaya adat Jawa, dan Padang/Minang terakhir lebih ke kultur.
(Helmi Ade Saputra)