Genjot Wisatawan, Festival Semarapura IV Hadirkan 2.019 Penari Wanita

Harisah Chamil, Jurnalis
Rabu 01 Mei 2019 08:23 WIB
Festival Semarapura IV Bali Hadirkan 2.019 Penari Wanita (Foto: Ist)
Share :

Selain itu, dalam festival tersebut juga diramaikan oleh 19.000 pengunjung yang ingin menyaksikan rangkaian acara dari Kemeriahan Festival Semarapura. Pada kesempatan tersebut, Bupati Suwirta juga memasangkan tanda di beberapa lokasi sebagai Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

I Dewa Gede Alit menambahkan bahwa konsep tarian ini adalah menembus batas. “Dalam pentas kolosal Tari ini, kita mengusung konsep Ta-pak Dara Arung Betel, yang bermakna menembus batas ruang 4 penjuru angin, saling bertemu dalam anung swari purwa daksina nyujur nirbana, maka nyasa jagra swastika ginambelan manusa Telek Jumpai asolah nyapuh Jagat Klungkung”, ungkap I Dewa Gede Alit.

Sementara itu Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dalam pidatonya mengatakan Klungkung mempunyai pontensi wisata yang sangat besar. “Klungkung dengan segala potensinya, baik alam maupun budaya, merupakan salah satu sumber pendapatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan potensi itu, bisa mendatangkan wisatawan dan meningkatkan UMKM. Wisatawan tidak akan datang dengan sendirinya, UMKM tidak akan meningkat dengan sendirinya, tapi salah satu kuncinya adalah promosi.

Festival Semarapura ke-4 tahun 2019 ini menghabiskan dana sekitar 1.5 miliar yang bersumber dari APBD Klungkung. Festival akan digelar selama 5 hari mulai dari 28 April hingga 2 Mei 2019. Untuk menghibur ribuan masyarakat yang hadir, selain menampilkan Kolosal Tari Telek Jumpai, juga ditampilkan permainan rakyat, penampilan artis pop Bali serta final pemilihan jegeg bagus. Pada pembukaan Festival Semarapura ke 4 ini dibuka pula pameran UMKM di sisi barat Catus Pata dan stand kuliner di sisi timurnya. Pameran UMKM berjumlah 52 stand yang terdiri dari UKM, Bank serta jobfair. Sedangkan stand kuliner berjumlah 51 stan, yang menyediakan berbagai jenis makanan dan minuman mulai dari yang tradisional hingga makanan populer saat ini.

(Renny Sundayani)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya