Baca Juga: Gara-Gara Suara Petasan, 10.000 Kelinci Mati Ketakutan
“Perempuan-perempuan ini minimal harus memiliki wawasan yang luas sehingga anak-anak mereka diberikan dorongan untuk lebih maju. Anak-anak yang hebat adalah mereka yang lebih baik, pintar, dan secara ekonomi mumpuni dari orang tuanya,” tutur Atalia saat ditemui Okezone di Fairmont Hotel, Jakarta, Rabu 24 April 2019.
Selain pendidikan formal, pendidikan agama juga dinilai penting dan harus ditanamkam sejak dini kepada anak-anak. Hal ini bisa menjadi modal dasar ketika suatu masa orangtua tidak bisa lagi memantau anak-anaknya, maka nilai-nilai agama, etika, dan pendidikan lah yang bisa membimbing mereka.
“Sejak kecil mungkin bisa dibiasakan mengaji, memahami nilai-nilai terkait ketuhanan dan lain-lain. Waktu kecil mungkin orang tua bisa memantau 24 jam penuh, pada suatu masa mereka akan dilepas juga,” tegas Atalia.
“Ketika orang tua sudah memenuhi tanggung jawabnya dalam memberikan pembekalan agama, etika, dan etiket, maka anak-anak bisa berjalan sesuai dengan tracknya. Itulah fungsi dari perempuan, dan fungsi dari seorang ibu. Maka pendidikan bagi kaum perempuan itu hukumnya wajib, untuk mendidik anak-anak mereka,” timpalnya.