Mengenal Cinderella Syndrome, Kondisi yang Mengungkung Perempuan Indonesia

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis
Kamis 25 April 2019 17:36 WIB
Atalia Kamil Bicara Soal Cinderella Syndrom (Foto: Dimas/Okezone)
Share :

”Dengan menambah wawasan, Ibu Kartini bisa berkorespondesi dengan orang lain, membuka cakrawala wawasannya, sehingga dia bisa berpikir out of the box. Ini yang ingin saya tekan kan, bahwa pendidikan sebetulnya bisa menyadarkan para perempuan yang mengalami Cinderella Syndrome,” terangnya.

Dalam arti lain, pendidikan menjadi sangat penting bagi kaum perempuan, tidak hanya untuk mengembangkan potensi diri dan mengambil keputusan sesuai dengan keinginannya, tetapi juga untuk mendidik dan membimbing anak-anak mereka agar menjadi lebih baik.

Minimal perempuan harus memiliki wawasan yang luas. Menurutnya, anak-anak yang hebat adalah mereka yang lebih baik pintar, dan secara ekonomi mumpuni dari orang tuanya.

“Oleh karenanya, tanpa mengurangi peran perempuan dalam keluarga, dan tanpa mengecilkan kodrat perempuan, perempuan itu tetap harus berwawasan. Jadi ketika dia memilih satu langkah, itu merupakan hasil pemikiran dia, bahwa inilah langkah terbaik untuk dirinya keluarga, termasuk untuk lingkungan,” tegas Atalia.

“Saya harap perempuan-perempuan Indonesia tidak pernah lelah untuk terus menggali diri, mengkaji diri, termasuk juga untuk mencari ilmu sebanyak-banyak,” tutupnya.

(Renny Sundayani)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya